Selasa, 07 April 2009
disable task manager
Untuk mengakses Task Manager adalah dengan dengan menekan kombinasi keyboard secara bersamaan CTRL + alt + del. Untuk mendisable-nya, kita dapat menggunakan fasilitas Group Policy Editor, gpedit.msc.
Langkah-langkahnya seperti biasa, kita buka gpedit.msc melalui START > RUN > kemudian ketik gpedit.msc kemudian tekan OK atau ENTER hingga muncul jendela Group Policy Editor.
Kemudian klik User Configuration > Adminstrative Templates > System > Ctrl+Alt+
Kemudian pada sisi kanan, pilih (klik double) Remove Task Manager hingga muncul jendela Remove Task Manager Properties, seperti di bawah ini.
Pilih opsi “Enabled” kemudian klik OK atau Apply.
Sekarang, coba untuk mengakses Task Manager Anda. Bagaimana? Bisa atau tidak?
sumber: http://onoid.blogspot.comtips laptop

1. Bersihkan dan percepat sistem operasi laptop anda
Semakin banyak file dan aplikasi yang ada di laptop anda maka akan semakin memperberat sistem operasi anda. Gunakan aplikasi CCleaner yang bisa anda download disini secara gratis. Gunakan secara rutin untuk membersihkan sistem operasi anda dari file-file sampah yang memberatkan.
2. Lindungi data di dalam laptop anda
Kehilangan data penting di laptop baik karena laptop yang hilang atau dicuri tentu tidak diinginkan oleh siapapun juga. Guna menghindarinya sebaiknya mulai sekarang anda mengenkripsi data anda. Proses enkripsi memang rumit tapi bagi para pengguna tidak perlu khawatir, anda dapat mendownload software enkripsi TrueCrypt dari www.truecrypt.org.
3. Bantu laptop anda agar lebih adem
Dengan sifat 'mobile-nya' laptop bisa digunakan di mana saja bahkan untuk digunakan di tempat tidur atau sofa. Tapi hati-hati, jangan terlampau sering dan lama ketika menggunakan laptop di kasur karena panas yang ditimbulkan oleh laptop bisa menjadi masalah. Usahakan agar ventilasi udara di laptop tidak terhalang dengan sedikit menyisakan ruang antara bawah laptop dan permukaan selimut atau bantal. Anda bisa mengganjalnya sedikit sehingga ada ruangan untuk sirkulasi udara.
4. Bantu baterai laptop anda agar lebih lama usianya
Baterai di laptop merupakan persoalan yang sering dikeluhkan oleh para penggunanya. Banyak dari para pengguna itu mengeluhkan tentang kondisi baterai laptop mereka yang cepat sekali 'drop'. Salah satu sebab dari masalah itu adalah penggunaan dari baterai yang 'kelewatan'. Jika anda ingin menggunakan laptop dalam jangka waktu yang lama, misalkan seharian maka akan lebih baik jika anda mencopot baterai laptop dan langsung mencoloknya menggunakan power adapter laptop. Hal ini dapat membantu memperpanjang usia baterai laptop anda.
5. Ubah ukuran font netbook anda
Dengan ukurannya yang kecil netbook memang enak untuk dibawa kemana-kemana tapi jika anda hendak browsing atau membuka dokumen dan anda kesulitan dengan ukuran font yang terlalu kecil maka anda bisa merubahnya. Untuk pengguna Windows XP anda bisa mengubahnya di Start > Control Panel > Display > Appearance, lalu set ukuran Font baik itu ke Large atau Extra Large, tergantung kebutuhan anda.
6. Percepat proses startup laptop
Beberapa aplikasi terkadang ingin ikut berjalan di proses startup dan seringnya aplikasi-aplikasi itu justru akan memberatkan loading laptop anda. Gunakan aplikasi Autoruns, yang dapat didownload disini secara gratis, yang akan membantu anda memilih program mana saja yang tidak perlu untuk berjalan ketika startup.
7. Bersihkan laptop yang kotor
Kebersihan mencerminkan kepribadian seseorang, begitu yang sering dikatakan oleh orang-orang. Mulai sekarang jangan biarkan laptop anda kotor, bersihkan selalu keyboard, body, monitornya menggunakan kain yang lembab yang akan membersihkan debu serta kotoran yang ada.
8. Upgrade memori laptop
Jika anda merasa kurang puas dengan kecepatan laptop anda sekarang, maka cobalah untuk menambah memori laptop anda. Coba cari tahu tentang spesifikasi dari laptop anda dan cari tahu apakah masih memungkinkan untuk menambah memori di laptop anda. Anda bisa menghubungi toko komputer khusus laptop dan meminta mereka menambahkannya untuk anda.
9. Mencari suku cadang laptop
Jika laptop anda rusak, maka sebaiknya yang pertama kali anda lakukan adalah menghubungi service center dari produsen laptop anda. Mereka umumnya mengerti benar tentang masalah yang mungkin terjadi dengan produk mereka dan sekaligus menyediakan suku cadang original untuk laptop anda.
10. Selamatkan file dari hard disk yang rusak
Kalau anda sudah berurusan dengan hard disk yang rusak secara fisik maka kemungkinan besar data yang ada didalamnya pun tidak dapat diselamatkan, meskipun memang ada beberapa perusahaan yang membuka layanan khusus untuk menyelamatkan data dari hard disk yang rusak, dan itu butuh biaya yang tidak sedikit. Tapi anda bisa mendownload program yang bernama Verifile yang bisa didownload dari www.ontrackdatarecovery.co.uk, yang akan memberitahukan kepada anda apakah file-file yang ada di dalam hard disk anda bisa diselamatkan atau tidak.
sumber: http://www.erakomputer.comproteksi flashdisk
Seperti telah diketahui, flashdisk merupakan media pasif, sehingga apapun program yang di install di dalamnya tidak akan bisa berjalan (aktif) sendiri tanpa adanya sistem operasi. Meski sudah di install antivirus, tidak akan efektif melindungi dirinya sendiri jika di gunakan di komputer yang sudah terinfeksi virus.
Salah satu cara melindungi flashdisk dari virus adalah dengan membuat file dummy di dalamnya. Apa itu file dummy dan bagaimana membuatnya ?
File dummy yang dimaksud disini adalah file buatan atau “file boneka” yang isinya bisa apa saja atau bahkan kosong. Yang penting ukurannya sesuai dengan ukuran memory/space yang tersisa di flashdisk. Dengan begitu, flashdisk akan penuh berisi data dan tidak ada space kosong didalamnya.
Dengan penuh-nya flashdisk (tidak ada free space), maka otomatis tidak akan bisa ditambah atau ditulisi data, termasuk modifikasi file-pun tidak bisa (seakan-akan ada fitur write-protected). Sehingga cara ini bisa menjadi alternatif untuk mencegah (mengurangi kemungkinan) virus menginfeksi/menduplikasi diri ke flashdisk. Kemudian jika kita ingin menggunakan untuk menyimpan file, maka kita tinggal menghapus file dummy ini.
Membuat file dummy dengan Command Prompt
Di Windows, kita bisa menggunakan tool yang namanya fsutil. Fsutil ini mempunyai banyak fungsi yang salah satunya untuk membuat file baru dengan ukuran tertentu. Untuk membuat file seukuran dengan free space yang tersedia, maka ikuti langkah berikut :
- Sebelumnya, untuk mengetahui berapa free space yang tersedia, klik kanan drive (flashdisk) dan pilih Properties. Akan terlihat ukuran space yang masih tersedia dalam bytes (Free Space).
- Buka Command Prompt (All Programs > Accessories > Command Prompt)
- Ketikkan perintah seperti berikut
fsutil file createnew "D:\file-dummy.dat" 1234567 - Setelah itu tekan Enter, maka akan muncul informasi file dummy telah dibuat
Penjelasan: D:\file-dummy.dat merupakan file yang akan dibuat ( jika ada spasi, gunakan tanda petik) dan 123456 merupakan ukuran file yang akan dibuat. Jika berhasil, akan di hasilkan file dengan ukuran yang telah dimasukkan dan proses ini relatif sangat cepat.
Cara lebih mudah ?
Jika ingin cara lebih mudah dan tidak perlu mengetahui berapa free space yang tersedia atau kerepotan menggunakan Command Prompt, gunakan program sederhana dan kecil ini Dummy File Maker (18 KB). Cara penggunaannya cukup mudah, seperti penjelasan berikut :
- Jalankan Dummy File Maker dari lokasi dimana akan dibuat file dummy, misalnya di flashdisk
- Isi nama file yang diinginkan (File name) atau klik tombol “Random” untuk membuat nama file acak.
- Pilih opsi “Using all free space in current drive” untuk membuat ukuran file sesuai dengan space yang tersedia.
- Pilih “Place file in sub folder” jika ingin menempatkan file di sub folder sesuai dengan nama file
- Klik tombol create
- Selesai..
Catatan: Jika ukuran file yang ingin dibuat (free space) sangat besar ( mungkin ratusan MB atau lebih dari 1 GB), ada baiknya dibuat file-file dummy yang kecil. Karena mungkin windows explorer akan telihat hang ketika mengakses file yang cukup besar.
Cara ini tidak menjamin sepenuhnya aman, karena bisa saja virus menghapus file-file di flashdisk dan menginfeksinya. Tetapi dengan cara ini minimal kita bisa mengurangi resiko flashdisk terinfeksi virus atau diisi data oleh program atau orang lain. Jika flashdisk sudah mempunyai fitur write-protected dengan adanya saklar, tombol dsb, maka menggunakan fitur tersebut tentu akan lebih baik.
Download Dummy file maker ( 18 KB)
sumber: http://ebsoft.web.id

